Skip to main content

Cara Pelaksanaan Pekerjaan untuk Pengecatan Plafon dan GRC

www.arissaifulloh.com - Cara Pelaksanaan Pekerjaan untuk Pengecatan Plafon dan GRC, dalam proses tahapan pengecatan plafon dan GRC, untuk rumah dan bangunan lainnya, perlu dipersiapkan dengan baik agar segala sesuatunya bisa berjalan dengan lancar dan mengurangi resiko untuk

datangnya kendala yang dihadapi. dalam proses pengecatan plafond dan GRC ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum anda bekerja untuk memulai mengecat seperti misalnya:
Cara Pelaksanaan Pekerjaan untuk Pengecatan Plafon dan GRC
Cara Pelaksanaan Pekerjaan untuk Pengecatan Plafon dan GRC
Persiapan:

  1. Sebelum anda memasuki proses tahapan pengecatan, sebaiknya anda membuat pengajuan gambar untuk pekerjaan cat plafond dan GRC, serta bahan material yang digunakan, hal ini dilakukan agar ada kecocokan antara pelaksana kerja dan owner.
  2. Persiapan tempat dan lahan kerja untuk pengecatan plafond dan GRC.
  3. Persiapan alat bantu kerja, antara lain : schafolding, roll, bak rool, kuas dan ampelas.

Bahan:
yaitu bahan cat yang akan anda gunakan untuk mengecat plafond dan GRC, demi menjaga kulaitas dan tahan lama, gunakanlah cat yang bermerk, yang terpercaya, sehingga anti hasilnya juga memuaskan. Saran saya gunakanlah Cat Vinilex, agar hasilnya lebih baik.

Setelah persiapan pekerjaan dan bahan sudah dipersiapkan dengan baik, langkah berikutnya yaitu memasuki tahapan pelaksanaan pekerjaan.

Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan:

  1. Pastikan permukaan plafond gypsum dan GRC sudah dalam keadaan rata, dan tidak bergelombang.
  2. Proteksi area kerja dengan plastic terutama pada bagian lantai dan pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat, sehingga pada saat proses pengecatan selesai menjadi lebih mudah dalam membersihkannya.
  3. Permukaan plafond dibersihkan dahulu dari debu dan kotoran dengan diampelas.
  4. Kemudian permukaan plafond diberi lapisan dasar sealer (untuk pengikat cat).
  5. Setelah diberi lapisan sealer, dilakukan pengecatan finish untuk permukaan plafond minimal 2 (dua) lapis dengan menggunakan jenis cat emultion.
  6. Pengulangan cat dilakukan setelah lapisan cat sebelumnya telah kering.
Demikianlah artikel kali ini yang berjudul Cara Pelaksanaan Pekerjaan untuk Pengecatan Plafon dan GRC. semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian semua. dan juga terima kasih atas kunjungannya di www.arissaifulloh.com.


Baca Juga:
Cara Menghitung Volume Kebutuhan Cat Dinding
Ingin Mengecat Dinding Rumah? Pilih Desain Modern Rumah Ini
Desain Interior Rumah untuk Mendekorasi Ruangan Anda

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menghitung Bobot Pekerjaan

www.arissaifulloh.com  -  Cara Menghitung Bobot Pekerjaan, mungkin dari sebagian orang menghitung setiap bobot pekerjaan belumlah diketahui karena masih banyak yang harus di pelajari selain rumus ini, rumus bobot pekerjaan ini biasanya di pakai dalam dunia teknik sipil, karena setiap pekerjaan yang memiliki laporan progressnya harus di hitung dengan rumus seperti ini, entah itu membangun sebuah rumah, gedung bertingkat, membuat rancangan konstruksi, membangun sebuah menara dan semua yang ada kaitannya dengan teknik sipi. adapun   Rumus untuk menghitung masing - masing bobot pekerjaan adalah: Bobot pekerjaan= (harga pekerjaan/Harga total pekerjaan) X 100%. Contoh: Bobot pekerjaan persiapan =( Rp. 686.751.780 / Rp. 31.900.000.000) X 100% = 2,2% Rumus diatas bisa anda tuangkan kedalam microsoft excel agar lebih cepat dan mudah dalam menghitung keseluruhan bobot pekerjaan tersebut. Terima kasih, semoga bermanfaat.. Baca Juga: Cara Membuat Kurva S Proyek Bangunan Dengan

Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel

www.arissaifulloh.com  -  Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel , Salah satu penyebab mundurnya pelaksanan pekerjaan adalah akibat dari tidak dibuatnya dokumen Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan yang dalam ilmu Managemen Proyek kita kenal dengan istilah nama Time Scedule atau Jadwa Pelaksanaan atau Rencana Kerja. Tanpa Time Scedule, pekerjaan tidak dapat dikontrol dan dikendalikan, sehingga akibatnya pekerjaan menjadi molor tanpa arah. Untuk itu Time Scedule sangat mutlak dibuat dalam menyusun dokumen RAB Desain. Pada prinsipnya Time Schedule tidak terlalu rumit, berisi item-item pekerjaan yang telah kita rencanakan dalam perhitungan volume dan dilengkapi dengan rencana bulan penyelesaian yang dijabarkan dalam minggu serta adanya  bobot pekerjaan  untuk mengetahui progress kemajuan agar bisa dibuat menjadi kurva S. Waktu yang digunakan dalam Time Scedule biasanya sangat pendek sekali yaitu kurang lebih 3 bulan. Kami saji akan Time Scedule yang relatif sederhana dibanding

Jenis Spesifikasi dan Tabel Berat Baja H-Beam

Besi Habeam merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia konstruksi, terutama untuk membangun sarana infastruktrur seperti jembatan, kontruksi bangunan dan gedung, dan juga bisa digunakan untuk rangka bangunan tahan gempa. Tentunya setiap jenis besi H-beam ada jenisnya, berikut table jenis dan spesifikasi besi H-beam. Sekian, Semoga bermanfaat.