Skip to main content

Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP

Infomedia Digital - Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Proyek RAP, Jika anda seorang pemula dalam dunia teknik sipil biasanya akan merasa bingung membedakan apa itu RAB (rencana anggaran biaya) dan apa itu RAP (rencana anggaran pelaksanaan) karena perbedaan dari kedua nama ini sangatlah tipis, akan tetapi dari sisi inilah setiap kontraktor atau developer yang ada didalam dunia teknik sipil mengambil keuntungan perusahaanya. Oke dari pada bingung untuk membedakannya, disini saya akan menjelaskan antara RAB (rencana anggaran biaya) dan apa itu RAP (rencana anggaran pelaksanaan). 
Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP
Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP
Pengertian Rencana Anggaran Biaya RAB
Pengertian RAB adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya- biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek apaartemen, gedung atau rumah, yang biasanya RAB ini dibuat oleh kontraktor kemudian diberikan kepada calon customer mereka yang ingin membangun suatu proyek bangunan tertentu seperti rumah, atau gedung bertingkat lainya. tentunya dalam proses administrasi pembuatan RAB ini juga harus disertakan gambar denah yang sudah disiapkan oleh pihak customer atau pihak kontraktor sendiri agar perhitungan yang dibuat bisa tepat dan akurat. Adapun fungsi RAB (rencana anggaran biaya) ini adalah
Untuk mengetahui harga bagian/item pekerjaan sebagai pedoman untuk mengeluarkan  biaya-biaya dalam masa pelaksanaan. Selain itu supaya bangunan yang akan didirikan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Pengertian Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP
Sedangkan pengertian dari RAP (rencana anggaran pelaksanaan) ialah rencana anggaran biaya yang proyek bangunan yang dibuat oleh pihak kontraktor yang kemudian diberikan kepada sub kontaktor untuk melaksanakan pekerjaan proyek yang sudah disepakati dari segi harga atau nilai kontrak dan spesifikasi material yang sesuai.  
Jadi suksesnya pengerjaan proyek untuk mendapatkan laba yaitu bisa memanajemen anggaran antara RAB dan RAP. 
Adapun fungsi umum RAP ialah:

  1. sebagai pedoman dasar harga untuk perhitungan biaya material dan upah tenaga kerja
  2. sebagai acuan untuk harga yang diberiikan kepada sub kontraktor maupun mandor bangunan
  3. Sebagai dasar perhitungan untuk mengetahui laba rugi proyek yang sedang dilaksanakan.
Namun perlu diketahui anda sebagai kontraktor harus tetap berpedoman pada RAB (rencana anggran biaya) untuk laporan kepada konsumen yang memberikan proyek tersebut kepada anda.
 Pada intinya untuk membuat RAP ini prosesnya sama pada saat membuat RAB, hanya saja anda tinggal mengurangi setiap harga satuan bahan material dan pekerjaan tersebut. dan untuk data - data yang digunakan untuk membuat RAP ini juga harus mengacu pada RAB agar tidak ada perselisihan data dari proyek tersebut.
Kontraktor yang profesional biasanya sudah mempunyai analisa satuan harga pekerjaan sendiri yang tidak diketahui umum sehingga mereka sudah mengetahui secara akurat berapa keuntungan yang mereka dapatkan secara detail. 
 Demikianlah artikel kali ini tentang Perbedaan Rencana Anggaran Biaya RAB dan Rencana Anggaran Pelaksanaan RAP semoga bisa menjadi manfaat untuk kalian semua.
Baca Juga:
 Contoh Rencana Anggaran Biaya Gedung Bertingkat
Cara Menghitung Analisa Biaya Kontruksi Baja Ringan
Cara Mudah Menghitung Kebutuhan Baja Ringan dengan Hp Android


Terima kasih atas kunjunganya di www.arissaifulloh.com, jangan lupa untuk klik tombol share dibawah ini yaa ^_^ :-) :-) :-) :-) :-)

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menghitung Bobot Pekerjaan

www.arissaifulloh.com  -  Cara Menghitung Bobot Pekerjaan, mungkin dari sebagian orang menghitung setiap bobot pekerjaan belumlah diketahui karena masih banyak yang harus di pelajari selain rumus ini, rumus bobot pekerjaan ini biasanya di pakai dalam dunia teknik sipil, karena setiap pekerjaan yang memiliki laporan progressnya harus di hitung dengan rumus seperti ini, entah itu membangun sebuah rumah, gedung bertingkat, membuat rancangan konstruksi, membangun sebuah menara dan semua yang ada kaitannya dengan teknik sipi. adapun   Rumus untuk menghitung masing - masing bobot pekerjaan adalah: Bobot pekerjaan= (harga pekerjaan/Harga total pekerjaan) X 100%. Contoh: Bobot pekerjaan persiapan =( Rp. 686.751.780 / Rp. 31.900.000.000) X 100% = 2,2% Rumus diatas bisa anda tuangkan kedalam microsoft excel agar lebih cepat dan mudah dalam menghitung keseluruhan bobot pekerjaan tersebut. Terima kasih, semoga bermanfaat.. Baca Juga: Cara Membuat Kurva S Proyek Bangunan Dengan

Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel

www.arissaifulloh.com  -  Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel , Salah satu penyebab mundurnya pelaksanan pekerjaan adalah akibat dari tidak dibuatnya dokumen Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan yang dalam ilmu Managemen Proyek kita kenal dengan istilah nama Time Scedule atau Jadwa Pelaksanaan atau Rencana Kerja. Tanpa Time Scedule, pekerjaan tidak dapat dikontrol dan dikendalikan, sehingga akibatnya pekerjaan menjadi molor tanpa arah. Untuk itu Time Scedule sangat mutlak dibuat dalam menyusun dokumen RAB Desain. Pada prinsipnya Time Schedule tidak terlalu rumit, berisi item-item pekerjaan yang telah kita rencanakan dalam perhitungan volume dan dilengkapi dengan rencana bulan penyelesaian yang dijabarkan dalam minggu serta adanya  bobot pekerjaan  untuk mengetahui progress kemajuan agar bisa dibuat menjadi kurva S. Waktu yang digunakan dalam Time Scedule biasanya sangat pendek sekali yaitu kurang lebih 3 bulan. Kami saji akan Time Scedule yang relatif sederhana dibanding

Jenis Spesifikasi dan Tabel Berat Baja H-Beam

Besi Habeam merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia konstruksi, terutama untuk membangun sarana infastruktrur seperti jembatan, kontruksi bangunan dan gedung, dan juga bisa digunakan untuk rangka bangunan tahan gempa. Tentunya setiap jenis besi H-beam ada jenisnya, berikut table jenis dan spesifikasi besi H-beam. Sekian, Semoga bermanfaat.