Skip to main content

Menghitung Volume Material Pasangan Bata (Analisa Bow)


Langkah pertama yang kalian harus lakukan adalah menghitung jumlah pasangan dinding bata.
Misalnya Pasangan dinding bata dengan panjang 20 m1 x Tinggi 3 m1 = 60 m2.
Data Analisis Bow
Data analisis bow untuk pasangan dinding bata 1 m2 adalah
80 buah batu bata / m2
0,4000 zak semen / m2
0,0510 m3 pasir pasang /m2

Langkah kedua
Kemudian kebutuhan material untuk pasangan dinding batu bata seluas 60m2 adalah
  • 80 buah batu bata x 60m2   = 4800 buah batu bata
  • 0,4000 zak semen x 60m2   = 24 zak semen
  • 0,0510 m3 pasir pasang x 60m2 = 3,06 m3 pasir pasang.


Langkah ketiga
Dari data analisis Bow dibawah ini untuk Kebutuhan tenaga kerja pasangan dinding batu bata. Kemudian kalian hanya tinggal mengalikan dengan volume luas dinding pasangan batu bata.
  • 0,0480 Mandor x 60m2= 2,8 hari/5 hari= 0,576 dibulatkan menjadi 1 mandor
  • 0,0160 kepala tukang x 60m2 = 0,96 hari/5 hari= 0,192 dibulatkan menjadi 1 kepala tukang
  • 0,1600 tukang batu x 60m2 = 9,6 hari/5 hari= 1,92 dibulatkan menjadi 2 tukang batu
  • 0,4800 Pekerja x 60m2= 28,8 hari/5 hari= 5,76dibulatkan menjadi 6 pekerja

Jika kalian ingin pekerjaan pasangan bata selesai dalam waktu 5 hari maka dari data diatas tinggal dibagi dengan 5, tetapi jika pekerjaan tersebut ingin lebih cepat waktu pengerjaanya maka kalian hanya tinggal merubah waktunya saja.
Sekian perhitungan Volume Material Pasangan Bata, Semoga bermanfaat.



Comments

Popular posts from this blog

Cara Menghitung Bobot Pekerjaan

www.arissaifulloh.com  -  Cara Menghitung Bobot Pekerjaan, mungkin dari sebagian orang menghitung setiap bobot pekerjaan belumlah diketahui karena masih banyak yang harus di pelajari selain rumus ini, rumus bobot pekerjaan ini biasanya di pakai dalam dunia teknik sipil, karena setiap pekerjaan yang memiliki laporan progressnya harus di hitung dengan rumus seperti ini, entah itu membangun sebuah rumah, gedung bertingkat, membuat rancangan konstruksi, membangun sebuah menara dan semua yang ada kaitannya dengan teknik sipi. adapun   Rumus untuk menghitung masing - masing bobot pekerjaan adalah: Bobot pekerjaan= (harga pekerjaan/Harga total pekerjaan) X 100%. Contoh: Bobot pekerjaan persiapan =( Rp. 686.751.780 / Rp. 31.900.000.000) X 100% = 2,2% Rumus diatas bisa anda tuangkan kedalam microsoft excel agar lebih cepat dan mudah dalam menghitung keseluruhan bobot pekerjaan tersebut. Terima kasih, semoga bermanfaat.. Baca Juga: Cara Membuat Kurva S Proyek Bangunan Dengan

Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel

www.arissaifulloh.com  -  Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel , Salah satu penyebab mundurnya pelaksanan pekerjaan adalah akibat dari tidak dibuatnya dokumen Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan yang dalam ilmu Managemen Proyek kita kenal dengan istilah nama Time Scedule atau Jadwa Pelaksanaan atau Rencana Kerja. Tanpa Time Scedule, pekerjaan tidak dapat dikontrol dan dikendalikan, sehingga akibatnya pekerjaan menjadi molor tanpa arah. Untuk itu Time Scedule sangat mutlak dibuat dalam menyusun dokumen RAB Desain. Pada prinsipnya Time Schedule tidak terlalu rumit, berisi item-item pekerjaan yang telah kita rencanakan dalam perhitungan volume dan dilengkapi dengan rencana bulan penyelesaian yang dijabarkan dalam minggu serta adanya  bobot pekerjaan  untuk mengetahui progress kemajuan agar bisa dibuat menjadi kurva S. Waktu yang digunakan dalam Time Scedule biasanya sangat pendek sekali yaitu kurang lebih 3 bulan. Kami saji akan Time Scedule yang relatif sederhana dibanding

Jenis Spesifikasi dan Tabel Berat Baja H-Beam

Besi Habeam merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia konstruksi, terutama untuk membangun sarana infastruktrur seperti jembatan, kontruksi bangunan dan gedung, dan juga bisa digunakan untuk rangka bangunan tahan gempa. Tentunya setiap jenis besi H-beam ada jenisnya, berikut table jenis dan spesifikasi besi H-beam. Sekian, Semoga bermanfaat.