Skip to main content

Membuat Web Hosting Menggunakan Google Drive


Apa itu web hosting ?
Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet. Atau dapat diartikan sebagai tempat penyimpanan data berupa megabytes (mb) hingga terabytes (tb) yang memiliki koneksi ke internet sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan dan bersamaan.
Kebanyakan penyedia web hosting itu berbayar alias tidak ada yang gratis, mungkin ada beberapa yang menyediakan secara gratis namun sifatnya trial atau berbatas waktu, disini saya akan memberikan tips memanfaatkan google drive sebagai web hosting.

Langkah pertama
Sign in ke website Goole Drive atau klik link berikut drive.google.com.
Setelah anda sign in, kemudian upload file yang akan kamu gunakan atau bagikan kepada orang lain. Dengan cara pilih file pada komputermu kemudian drag dan Tarik kearah halaman web google drive tersebut. lihat gambar dibawah ini.


 Langkah kedua
Klik kanan pada file yang sudah selesai diupload dan klik bagikan.

Langkah ketiga
Copy alamat URLnya dan ubah setingan siapa yang memiliki akses menjadi publik. Lihat gambar dibawah ini.



Langkah keempat
Dari alamat URL tersebutlah kalian bisa menggunakan file yang sebelumnya sudah diupload, sebagai backlink untuk menshare file tersebut kepada orang lain. Dan nantinya jika alamat URL yang sebelumnya sudah dipasang dalam sebuah konten atau artikel dan diklik oleh orang lain maka akan diarahkan ke sebuah laman google drive, seperti gambar dibawah ini. 
semoga artikel ini menjadi bermanfaat, maaf jika masih banyak kekurangan dan kesalahan - kesalahan, Salam berbagi.





Comments

Popular posts from this blog

Cara Menghitung Bobot Pekerjaan

www.arissaifulloh.com  -  Cara Menghitung Bobot Pekerjaan, mungkin dari sebagian orang menghitung setiap bobot pekerjaan belumlah diketahui karena masih banyak yang harus di pelajari selain rumus ini, rumus bobot pekerjaan ini biasanya di pakai dalam dunia teknik sipil, karena setiap pekerjaan yang memiliki laporan progressnya harus di hitung dengan rumus seperti ini, entah itu membangun sebuah rumah, gedung bertingkat, membuat rancangan konstruksi, membangun sebuah menara dan semua yang ada kaitannya dengan teknik sipi. adapun   Rumus untuk menghitung masing - masing bobot pekerjaan adalah: Bobot pekerjaan= (harga pekerjaan/Harga total pekerjaan) X 100%. Contoh: Bobot pekerjaan persiapan =( Rp. 686.751.780 / Rp. 31.900.000.000) X 100% = 2,2% Rumus diatas bisa anda tuangkan kedalam microsoft excel agar lebih cepat dan mudah dalam menghitung keseluruhan bobot pekerjaan tersebut. Terima kasih, semoga bermanfaat.. Baca Juga: Cara Membuat Kurva S Proyek Bangunan Dengan

Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel

www.arissaifulloh.com  -  Cara Membuat Time Schedule Proyek Bangunan Dengan Excel , Salah satu penyebab mundurnya pelaksanan pekerjaan adalah akibat dari tidak dibuatnya dokumen Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan yang dalam ilmu Managemen Proyek kita kenal dengan istilah nama Time Scedule atau Jadwa Pelaksanaan atau Rencana Kerja. Tanpa Time Scedule, pekerjaan tidak dapat dikontrol dan dikendalikan, sehingga akibatnya pekerjaan menjadi molor tanpa arah. Untuk itu Time Scedule sangat mutlak dibuat dalam menyusun dokumen RAB Desain. Pada prinsipnya Time Schedule tidak terlalu rumit, berisi item-item pekerjaan yang telah kita rencanakan dalam perhitungan volume dan dilengkapi dengan rencana bulan penyelesaian yang dijabarkan dalam minggu serta adanya  bobot pekerjaan  untuk mengetahui progress kemajuan agar bisa dibuat menjadi kurva S. Waktu yang digunakan dalam Time Scedule biasanya sangat pendek sekali yaitu kurang lebih 3 bulan. Kami saji akan Time Scedule yang relatif sederhana dibanding

Jenis Spesifikasi dan Tabel Berat Baja H-Beam

Besi Habeam merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia konstruksi, terutama untuk membangun sarana infastruktrur seperti jembatan, kontruksi bangunan dan gedung, dan juga bisa digunakan untuk rangka bangunan tahan gempa. Tentunya setiap jenis besi H-beam ada jenisnya, berikut table jenis dan spesifikasi besi H-beam. Sekian, Semoga bermanfaat.